Berawal dari “MALU”, Berakhir dengan “MAU”

“Pak saya MALU !”, Itulah ucapan spontan pertama kalinya saat akan tampil pantomim di halaman sekolah beberapa bulan yang lalu. Namanya Jatra Rizki Darmawan, siswa SDIT Darussalam 01. Umur 11 tahun.

Panggilannya Jatra. Ia anak yang cenderung pemalu.  Namun, sifat pemalunya tak bisa menyembunyikan bakatnya. ia  terpilih untuk menampilkan pantomim.

Bidikan guru pembimbingnya, Gilang Permana, tak meleset. Jatra si pemalu ternyata juga seorang yang ulet dan berbakat.  Dia mampu berlatih tanpa bosan. Setiap apa yang disampaikan, dia lakukan dengan seksama.

Kegigigihan dalam berlatih juga mendapat dorongan dari guru-guru yang lain. Orang tuanya pun sangat mendukung.

Hasil tak pernah menghianati usaha. Setelah berkutat berlatih, Jatra bisa melalui jenjang seleksi lomba. Pada tingkat kecamatan, dia dapat lolos dengan mudah. Begitupun di tingkat Kota, penampilannya sangat memukau. Para juri meloloskannya sebagai juara pertama.

Kini Jatra melenggang ketingkat provinsi. Dia Berebut tiket ke tingkat nasional dengan teman sebayanya dari 7 kota se provinsi kepri. Bakatnya akan diuji kembali pada tanggal 5 s.d. 8 Agustus mendatang dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang Pantomim Hotel Golden Prawn Kota Batam.

Berawal dari MALU dan akhirnya MAU.  Doakan semoga Bang Jatra bisa menampilkan pantomimnya yang terbaik sehingga bisa melangkah ke tingkat Nasional. Menyusul abang kelasnya tahun lalu yang berhasil menembus ke tingkat nasional.

@Selalu Senang Setiap Waktu 🙂
Penulis Pak Gilper

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top