Mari Membangun Masjid Yayasan Darussalam, Allah Bangunkan Rumah di Surga

Kehidupan di dunia ini sementara. Hanya tempat persinggahan saja setelahnya kita akan melanjutkan kepada kehidupan yang tanpa ujung. Kehidupan di dunia ini seperti fatamorgana, seolah-olah ada padahal hanya tipuan belaka. Bagi yang memahaminya akan terlepas dari tipuan tersebut. Seperti yang disabdakan Nabi SAW, “Orang yang pandai itu ialah, orang yang mampu mengevaluasi dirinya dan beramal (mencurahkan semua potensi) untuk kepentingan setelah mati. Sedangkan orang yang lemah ialah, orang yang mengikuti hawa nafsunya kemudian berangan-angan kosong kepada Allah.” (HR.Tirmidzi)

Bila bersandar pada hadist di atas, ternyata penilaian tentang orang pintar selama ini salah kaprah. Dalam bayangan kita orang yang pintar disandangkan pada seorang professor, orang yang menemukan berilmu tinggi, atau orang yang jago berdebat. Sejatinya menurut Rasulullah, orang pintar orang yang memikirkan kehidupan akhiratnya.

Allah telah menyediakan untuk kita mana bekal yang akan kita bawa untuk akhirat kelak. Salah satu amal shaleh bekal akhirat kita adalah ikut membangun rumah Allah. Sebagai orang yang beriman, seyogyanya kita tergugah untuk menyisihkan harta kita untuk membangun rumah Allah. Keutamaan-keutamaan khusus bagi kita yang membangun masjid telah  Allah persiapkan pahalanya:

1.  Bekal yang kekal Membangun Masjid

Masjid merupakan tempat yang mulia. Tempat untuk bersujud kepada Allah Swt. Tempat Majelis-majelis ilmu dilangsungkan dan adzan dikumandangkan.

Alangkah besar pahala orang yang turut serta membangunnya. Ia menjadi sebab tercapainya amalan-amalan mulia. Harta yang dilepasnya dicatat sebagai amal jariyah. Pahalanya terus mengalir meski ia sudah meninggal dunia. Sebagaimana Rasulullah SAW sabdakan:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan do’a anak yang sholeh.” (HR. Muslim no. 1631)

Dalam hadis lain Beliau menjelaskan:

‎”Sesungguhnya di antara amalan dan kebaikan seorang mukmin yang akan menemuinya setelah kematiannya adalah: ilmu yang diajarkan dan disebarkannya, anak shalih yang ditinggalkannya, mush-haf Alquran yang diwariskannya, masjid yang dibangunnya, rumah untuk ibnu sabil yang dibangunnya, sungai (air) yang dialirkannya untuk umum, atau shadaqah yang dikeluarkannya dari hartanya diwaktu sehat dan semasa hidupnya, semua ini akan menemuinya setelah dia meninggal dunia.” (HR. Ibnu Majah dan Baihaqi, dinilai hasan oleh Syaikh Al Albani).

2.  Salah Satu Amalan yang Paling Dicintai Allah

Masjid adalah rumah Allah. Tentunya Allah senang sekali bila hamba-Nya membangunkannya muka bumi ini. Hamba-Nya yang membangun dengan sukarela menginfakkan harta bendanya, Allah akan cinta dan ridha kepadanya seperti halnya Allah menyenangi rumah yang dibangunnya. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

“Tempat yang paling dicintai oleh Allah adalah masjid, dan tempat yang paling dibenci Allah adalah pasar.” (HR. Muslim. Dari Abu Hurairah).

3.  Tanda Keimanan

Dalam surat At-Taubah Allah berfirman, “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”.

4.  Dibangunkan Rumah di Surga

Iming-iming dari Allah begitu besarnya, siapa yang membangun masjid akan dibangunkan Rumah di surga. Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“Barangsiapa yang membangun masjid (karena mengharap wajah Allah), Allah akan membangunkan bangunan yang semisalnya di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim, dari ‘Utsman bin ‘Affan).

‪“Barangsiapa membangun masjid karena Allah walaupun hanya seukuran tempat burung bertelur, maka Allah akan membangunkan untuknya rumah di surga…” (HR. An Nasai).

Begitu besarnya keutamaan dalam membangun masjid, alangkah beruntungnya bila kita bisa ikut membangunnya. Seperti halnya pembangunan masjid yang akan dilakukan di lingkungan yayasan Darussalam tepatnya di Kavling lama, di komplek pendidikan SMKIT DBS 01 dan SDIT 02, kita pun bisa ikut berpatisipasi. Insya Allah pembangunannya akan dimulai bulan September 2019.

Selama ini untuk pelaksanaan ibadah sholat dan kegiatan ibadah lainnya, siswa melaksanakannya di mushola. Mushola yang  saat ini digunakan sudah tidak bisa menampung lagi. Ukurannya hanya sekitar 30 meter pesegi yang hanya bisa menampung 30 sampai 40 siswa saja. Padahal siswa SMK saja sekarang 100 siswa ditambah siswa SDIT 02 250 siswa.

Masjid yang akan dibangun diperkirakan menelan biaya 3,5 milyar dengan konstruksi bangunan 3 lantai. Masjid ini dirancang untuk menampung 400 siswa.

Masjid ini akan sangat fungsional dan padat dalam pengunnaanya. Selain digunakan untuk sholat berjamaah wajib 5 waktu dan sholat Jum’at, masjid inipun akan digunakan untuk tempat belajar quran siswa, kajian-kajian agama, musyawarah dan pertemuan orang tua siswa, ceramah agama, shalat tahajud, shalat dhuha serta ibadah-ibadah lainnya.

Makin padat penggunaan masjid makin banyak pula pahala yang akan dipetik oleh kita tenntunya. Untuk itu mari kita sisihkan harta benda kita untuk pembangunan masjid yayasan Darussalam dengan cara bisa langsung menghubungi panitia pembangunan lewat wali kelasnya masing-masing dan bisa juga ke rekening:

Bank Syariah Mandiri an. Yayasan Darussalam Batam No rek 158.004.1111

Semoga kita digolongkan Allah sebagai orang yang digambarkan dalam QS. Muhammad : 7, “Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”

Wassalam

By : Admin

 

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top