Lomba Menulis Dongeng :Harimau dan Burung Elang (Fabel)

Tujuan Cerita : Untuk memberikan pesan moral kepada anak-anak
Tokoh-tokoh  karakter  dalam  Cerita  :
Burung Elang (bijaksana dan suka menolong),
Harimau (kasar, jahat, dan mudah marah),
Ular piton (badannya besar, tenaganya besar dan suka menolong),
kambing (jalannya lambat dan cerewet)
kelinci (baik hati dan pemaaf)
monyet (cerdik dan banyak akal)
dan  rusa (suka berbagi dan larinya kencang).

Inspirasi Cerita : Cerita ini terinspirasi dari dongeng  di waktu kecil.

Penceritaan :
Pada suatu hari, di pagi hari yang cerah, di tepi hutan belantar. Suasana pagi yang tenang dikejutkan oleh suara-suara tertawa dan canda riang dari dalam hutan. Mereka adalah  kambing dan kelinci. Kambing sedang merumput sambil ngobrol  d

engan kelinci. Sesekali mereka tertawa-tawa dengan riangnya.

”mbee…hai kelinci sudah lama sekali aku ga liat si monyet, kemana dia….yaa…mbee”, Kata kambing.
“Lho kamu ga tau ya kambing, dia kan punya teman baru di dalam hutan sana?” kata Kelinci.”
“Mbee…memangnya siapa teman barunya itu sih…kok aku ga tau..mbee” Kata kambing.
”Aku sendiri pun belum liat sih….tapi….sssstttt”, Kata si Rusa sambil menempelkan jari kemulutnya “Teman barunya itu badannya besaarr dan panjaannggg”, Bisik kelinci  ke telinga si kambing.
”haaaaa…?.” Sikambing terkejut
”mbee…aku jadi

penasaran, seperti apa sih teman barunya, apa lebih baik dari kita?, ”kata sikambing yang selalu ingin tahu.

Tiba-tiba pohon-pohon bagian atas bergerak, rupanya  si Monyet yang sedang  mereka perbincangkan datang, dia berayun-ayun diatas dahan dan ranting pohon.

”aaa..uuu…haiii teman-teman….rupanya kalian sedang ngomongin aku yaa? aaa…uu…hayo ngaku”..kata si Monyet.
”….ehh.hmm hmm iy.. iyaa Nyet”, Kata kelinci dan kambing hampir bersamaan.
”aaa..uuu.. . apa sih yang kalian omongkan tentang aku?”, kata si monyet penasaran.
“mbbeee… aku Cuma  ingin tahu kenapa sih kamu menghilang selama ini?…. mbee…apa kamu sudah bosan berteman dengan kami Nyet?”, Kata kambing.
”Atau karena kamu sekarang punya teman baru yang katanya lebih besar dan lebih kuat ya…mbee..??” tanya  sikambing lagi.
”Ohhh…itu…..hahaha…..aa…uuu”, Si monyet tetawa-tawa  dengan riangnya
”Nanti aku perkenalkan

kalian dengan teman baruku yang besarrr…tapi baik hati lho!” kata si monyet lagi.

Ketika mereka sedang asyik berbincang-bincang, tiba-tiba datanglah seekor binatang yang gagah perkasa, dengan tanduknya yang seperti akar pohon menghampiri mereka.

”Assalamualaikum teman-teman…..hai kalian semua apa kabar??” Dia menyapa dengan tersenyum.

”Waalaikumsalam….Haii Rusa…kami semua baik-baik saja” Jawab mereka hampir serempak. Rupanya yang datang adalah si Rusa sahabat mereka.
”teman-teman…main kerumahku yuu….!” Ajak si rusa dengan ramahnya”, Mbee… Emangnya ada apa dirumahmu Rusa?” tanya si Kambing.
“Aku punya banyak makanan lho, ada pisang, ada wortel, dan rumput segar…..mau tidak??” kata si Rusa. “mau…mau..mau”, jawab mereka dengan kompaknya.

Akhirnya mereka beringan berjalan menuju kediaman si Rusa yaitu di sebuah goa didalam hutan belantara. Monyet bergelantungan  dengan menggunakan  dahan dan ranting  pohon, kelinci melompat-lompat dengan riangnya, rusa berlari didepan, sementara kambing setengah  berlari dibelakang.

”Mbeee…tunggu rusaaa, jangan terlalu cepat, aku kan ngga bisa berlari secepat kamuu mbeee” kata  Kambing.

Akhirnya mereka sam

pailah di rumah si rusa, dan benar saja banyak sekali makanan di sana, rupanya si Rusa yang baik hati dan suka berbagi itu, sudah menyiapkan makanan kesukaan teman-temannya. Kemudian mereka makan  dengan lahapnya. Setelah mereka puas dan kenyang, mereka berpamitan untuk pulang, dan tak lupa mereka mengucapkan terima kasih.

“Terima kasih ya Rusa, untuk semua makanannya, kami permisi dulu” Kata Kelinci.
”Iya Rusa makananmu sangat enaakk”, Kata si Kambing
”Iya sama-sama teman, ayo aku antar kalian pulangnya” Kata Rusa.

Kemudian merekapun  berjalan menuju ke tepi hutan. Namun, tiba-tiba mereka dikejutkan oleh suara mengaum yang sangat ker

as

”AAAUUUUMMMMM……..”

Mereka berempat sangat terkejut.
”mbee….itukan…itukan suara Harimauu”, Kata kambing dengan perasaan yang sangat takut.

Lalu si Monyet naik keatas pohon dan celingukan kekanan dan ke kiri mencari-cari dari mana datangnya suara itu
”aaaa uuu…aaaa..uuu…ahh itu dia, ada Harimau sedang berlari kearah kita…aaa..uuu”, Kata si monyet sambil melompat-lompat dan menunjuk kearah  datangnya harimau.
”ayoo teman-teman kita lariiii” kata si Rusa. Kemudian berlari dengan kencang,diikuti oleh kelinci dan monyet, kambingpun ikut berlari.

Rusa berlari sekencang-kencangnya, monyet berayun-ayun berpegangan pada akar, dahan dan ranting pohon –pohon yang tinggi, kelinci berlari dengan melompat-lompat dan kemudian bersembunyi di lubang pohon sementara kambing berlari dengan perut yang kenyang sehingga larinya tidak sekencang Rusa dan akhirnya kambingpun berhasil ditangkap oleh harimau. ”mmbeeeee……toloonggg….toloongg…..” teriak kambing memilukan, berharap ada temannya yang mendengar  teriakannya dan mau menolong dirinya.

”Aauuummm……hahahaha…..akhirnya aku bisa menangkap kambing…..hahaha….aku sangat lapar…..aauummm…tak ada yang bisa menolong kamu kambing hahaha” kata Harimau dengan senangnya.
“ttoollooonngg……..tolooonnggg akuuuu” kata kambing sambil menangis

Tiba-tiba rusa yang sedang berlari dengan kencangnya mendengar teriakan kambing dan dia menghentikan larinya.

“itu seperti suara kambing meminta tolong…….” Ucapnya dalam hati.

“aahhh ternyata betul, harimau sudah berhasil menangkap kambing sahabatnya

Aku harus menolongnya” akhirnya Rusa  berbalik arah dan mencari monyet serta kelinci untuk memberi tahu bahwa kambing telah tertangkap.

Kemudian dia bertemu dengan kelinci dan monyet, mereka mencari cara bagaimana bisa menolong si Kambing. Mereka bertiga  kemudian berlari ke arah Harimau yang telah menangkap teman mereka dengan perasaan takut mereka memberanikan diri untuk berbicara kepada Raja Hutan tersebut.

”Paman Harimau, tolong lepaskan teman kami Kambing!” kata Kelinci

”apa? Lepaskan? aauumm, enak saja, tidak akan kulepaskan“, kata Harimau dengan marahnya” aku susah-susah menangkapnya, terus dilepaskan begitu saja…hahahaha… tidak akan bisa lepas dari tanganku” kata Harimau dengan sombongnya.

”atau kalian yang akan menggantikan kambing ini haaaa??…aauummmm” , Kata Harimau dengan garangnya.

”aahhhh ti ti tidaakk” kata kelinci ketakutan.

Tiba-tiba Rusa berkata” paman Harimau tolong lepaskan teman kami Kambing, kami janji akan mencari penggantinya sebagai makananmu”
”apaaa?? benarkah?? kau tidak bohong??”, kata Harimau dengan menyeringai. ”tidak..tidak.. kami  janji”, kata Monyet.”Baiklah sekarang, kambing ini tidak akan kumakan dulu, kalian cepat cari gantinya Sanaa….jangan sampai kesabaranku sudah habis”, Kata Harimau dengan galaknya.

Kemudian mereka bertiga berlari menuju hutan, sambil kebingungan mencari cara untuk membebaskan sahabat mereka si Kambing.
Tiba-tiba…“aaaa….uuuuu…..ahhaaa….aku punya ide”, kata Monyet. ”ayoo…kalian kuperkenalkan dengan teman baruku” kata Monyet”, Memangnya siapa dan di mana teman barumu Nyet?”, kata Kelinci. “ayo ikut aku” kata monyet.

Akhirnya sampailah mereka di sebuah pohon yang sangat besar.

”aaa…uuu…itu temanku, namanya ular piton”, Kata monyet dengan gembira.

“haaa?…temanmu besar sekali..apa dia mau menolong kita?”, Kata rusa cemas.

Mereka terkejut melihat seekor ular yang sangat besar melilit di batang pohon yang sangat besar pula.

”Tenang teman-teman, paman piton ini sangat baik dan suka menolong” kata Monyet. ”Assalamualaikum paman Piton, perkenalkan ini teman-temanku paman, kami perlu bantuanmu paman” kata Monyet.

”Waalaikumsalam Monyet, haii Anak-anak… perlu bantuan apa Nak?”, Kata ular piton

”Teman kami kambing berhasil ditangkap oleh harimau yang sedang kelaparan, tolonglah paman, bebaskan teman kami” kata monyet lagi.

“hhmmmm…..ssshhhh….baiklah, sebentar aku mau mencari burung elang dulu yaa…”

Tiba-tiba datanglah burung elang yang sangat besar.

”Hai elang, teman-teman kecilku ini perlu bantuan kita, tolong bawa aku  ke tepi hutan belantara, tempat harimau menangkap kambing, dan jatuhkan aku tepat di atas tubuh si harimau yaa”kata ular piton
”kaaakkkk….kkkaaakkkkk……Baiklah piton…sesekali si Harimau itu harus diberi pelajara ayo.. kkaakk” kata burung Elang.

Kemudian Burung elang mencengkeram tubuh ular piton dengan cakarnya yang kuat dan membawanya terbang ke atas mencari keberadaan harimau. Monyet, kelinci dan rusa, berlarian di bawahnya memberi petunjuk jalan bagi elang. Akhirnya Elang berteriak ”kkaaakkk… aku sudah melihatnya”. Dan benar saja di bawah ada seekor harimau tengah memeluk kambing dengan ganasnya.

”Aaauuummm…kamu jangan teriak-teriak terus kambing, tak ada yang sanggup menolongmu….tak ada yang bisa mengalahkan aku tau!!”
”Tolonglah Paman Harimau, kasihani aku, aku masih muda….dagingku tidak banyak”, kata Kambing menghiba.
” Aaahhh aku tidak kasian kepadamu…aku sudah tidak sabar untuk menyantapmu…aaauummm”, Kata Harimau dengan garangnya..

Tiba-tiba datang burung elang terbang tepat di atas tubuh harimau

”Oke jatuhkan aku sekarang Elang” kata ular piton.
”kkaaakkk, baiklah”kata Elang,

Dan plukk…dijatuhkannya ular piton tepat diatas tubuh Harimau, dan langsung melilit tubuh harimau dengan kuatnya. Harimau sangat terkejutmendapat serangan yang sangat mendadak, secara reflex dia melepaskan cengkeramannya terhadap  kambing. Kambing dengan sangat lemah berhasil kabur dan diselamatkan oleh Rusa , kelinci dan monyet. Harimau meronta-ronta ingin melepaskan diri dari lilitan ular piton, namun tidak berhasil karena lilitannya begitu kuat, semakin dia meronta, semakin kuat ular piton melilitnya, akhirnya dia menyerah dan  memohon ampun..

“amppuunn ular piton tolong lepaskan aku…” kata Harimau memohon.
“Elang tolonglah, suruh temanmu melepaskan aku hhhhhhh”, Kata Harimau lagi sambil mengeluh kesakitan.
”hahaha……di mana Raja Hutan yang angkuh dan sombong itu hhaa??…..kkaaakkk” kata Elang.
”akuu janji..tidak ada lagi Raja Hutan lagi….aku akan berbuat baik pada semua binatang penghuni hutan ini Elang, tolong lepaskan aku ular Piton, tubuhkau sangat kesakitan…..” kata Harimau menghiba.
”Sssshhhhhhhhsss….Baiklah aku akan melepaskanmu Harimau, tapi kau harus berjanji untuk tidak menyakiti sesama binatang penghuni hutan ini, dan kau harus meminta maaf pada kambing temanku, mengertiii??”kata Ular piton.
”iyaa baiklah aku berjanji piton”

Akhirnya  ular piton melepaskan lilitannya pada tubuh Harimau yang sudah setengah lemas itu. Dan Harimau pun meminta maaf kepada kambing, dan seluruh binatang penghuni hutan belantara itu. Dia benar-benar menyadari kesalahannya selama ini, sebagai Raja hutan yang sombong dan sangat ditakuti oleh binatang lain dan bertindak sewenang-wenang. Harimau , binatang yang kuat dan dijuluki sebagai  Raja Hutan, seharusnya melindungi mahluk-mahluk yang lemah, bukan malah menakut-nakutinya.

Demikianlah akhirnya Hutan Belantara kembali aman dan damai penghuninya saling sayang menyayangi, tolong menolong dan saling peduli satu sama lain kKarena dipimpin oleh Harimau yang kuat, berani, adil dan bijaksana.

** TAMAT**

Hkmah serta pelajaran dari cerita “Harimau Dan Burung Elang” adalah :

  1. Yang kuat tidak selamanya akan menang.
  2. Sikap sombong itu tidak baik, karena akan menjadi lupa diri dan tidak disukai teman.
  3. Kekuatan bisa dikalahkan oleh kecerdikan/kepintaran.
  4. Saling tolong menolonglah dalam berbuat kebaikan
  5. Semoga bermanfaat, jazakumulloh khoiron katsiron.
Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top