Semangkok Soto Hangat Buat Pak Gilper

Sebelum berangkat ke Banten untuk mengikuti ajang FLS2N tahun 2019, Pak Gilper dan Jatra dikarantina dulu di Hotel Goden View bersama dengan peserta lomba lainnya selama 4 hari. Hotel Berbintang-bintang itu memang cocok untuk persiapan berlomba. Fasilitasnya  memang bikin betah penghuninya.

Untuk memberikan dukungan moril kepada pak Gilper dan Jatra, sehari sebelum keberangkatan, bapak-bapak guru yang sekantor dengan pak Gilper menyempatkan untuk menengok keadaan pak Gilper di tempat karantina. Ketika kami tiba, Pak Gilper sempat mencari – mencari keberadaan kami, karena kami memang tidak masuk hotel. Kami menunggu di taman Hotel yang luas dan nyaman. Kami lebih memilih di luar hotel, mau masuk agak riskan, tapi pembaca jangan salah sangka bapak-bapaknya tidak masuk hotel karena masih udik ya. Jangan bayangkan pula bila bapak-bapak masuk hotel seperti Ratu Balqis masuk istana Nabi Sulaimana celengak celinguk dan jinjit-jinjit hehe….

Menurut Pak Gilang selama karantina seluruh peserta FLS2SN tingkat SD utusan provinsi diberikan pemantapan oleh para instruktur sesuai keahliannya.  Peserta bidang lomba nyanyi misalnya, setelah tampil diberikan saran dan kritikan mengenai gaya dan vokalnya. Giliran Pantomim, masukannya padat singkat “sudah bagus, tinggal tunggu rizkinya saja”.

Sebelum bercerita lebih lanjut Pak Gilper menyapu screen androidnya. Ada info masuk digrup rupanya. Informasi tentang panduan pelaksanaan FLS2N tahun ini. Dia tersenyum. Sambil menyodorkan screen Androidnya. “Ada wajah Jatra tahun lalu”. Cukup berbangga juga kita, wajah Jatra menjadi salah satu penghias di buku penduan kegiatan, tingkat nasional loh…

Mengenai Jatra? Alhamdulilah kondisi Jatra pun terlihat enjoy. Malahan menurut pak Gilper sudah over enjoy.  Kalo dulu sering merapat, kemana-mana membuntuti, sekarang Jatra kelihatan sudah percaya dalam bergaul. Keberanian yang dibutuhkan saat tampil sudah sangat luar biasa. Cikgu pun bisa lihat dari gambar yang kami ambil, begitu senangnya berdekatan dengan bapak-bapak gurunya.

Untuk mengasah bakat Jatra dan mengisi kosong waktu, Pak Gilper dan Jatra bermain pantomim. Mereka duet. Mereka juga memanfaatkan kegiatan sekitar yang peserta lain lakukan. Seperti pada video yang berjudul Gitar oh Gitar.

Tayangan pantomim yang cukup menarik produksi Gilper House selama panantian lomba adalah “Serupa tapi tak Sama”. Saya tak usah jelaskan seperti apa pantomimnya silahkan lihat saja sendiri oleh Cikgu.

Setelah lama ngobrol ngalor ngidul dan juga mengajak Jatra bermain ayunan, Bapak-bapak berpamitan sambil mendoakan semoga lomba pantomimnya mendapat hasil yang terbaik.

Sebagai dukungan material rombongan sengaja membawakan buah tangan berupa semangkok Soto. Ceritanya sebelum berangkat bapak-bapak mengikuti pengajian dulu di rumah Bu Dede dan sajian makan siangnya berupa soto. Daripada tangan kosong kami bawakan semangkok Soto yang sudah di kasih do’a oleh pak Aziz.  Harapannya dengan Semangkok Soto hangat bisa menyemangati Pak Gilang di Lomba FLS2N di Banten minggu ini.

Ngomong-ngomong kok cuma semangkok bawanya? hanya untuk pak Gilper? Jatra? Nah itu dia, filsafatnya seperti di video Serupa tapi tak Sama. Haha… peace Jatra….

Wassalam

By: Admin

 

 

 

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top