Kegiatan SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) SDIT Darussalam 01 pada Sabtu, 6 Desember 2025 menjadi momen yang tak hanya penuh antusiasme, namun juga sarat kenangan. Di antara 214 calon murid yang mendaftar, terdapat satu pemandangan istimewa yang mengundang senyum haru para guru: hadirnya anak dari seorang alumni SDIT Darussalam 01 yang kini mendaftarkan buah hatinya di sekolah yang sama.
Momen ini seolah menjadi penanda perjalanan waktu yang begitu cepat. Dulu, sang orang tua adalah seorang murid yang belajar membaca, menulis, menghafal Al-Qur’an, dan dibimbing di lorong-lorong yang sama. Kini, ia kembali bukan sebagai siswa, melainkan sebagai orang tua yang mempercayakan pendidikan anaknya kepada almamater tercinta.
Bagi para guru, kehadiran anak dari alumni bukan sekadar angka dalam daftar pendaftar. Ia menjadi bukti bahwa apa yang pernah ditanamkan dahulu — ilmu, adab, dan nilai-nilai keislaman — berbekas hingga dewasa. Kepercayaan yang kembali diberikan kepada SDIT Darussalam 01 adalah bentuk apresiasi dan doa tak terucap dari para alumni.
“Apakah ini tanda kita sudah senior?” mungkin terlintas di benak sambil tersenyum kecil. Namun sejatinya, ini adalah tanda keberkahan usia dalam mendidik. Karena seorang guru tidak hanya mengajar satu generasi, tetapi menjadi bagian dari rangkaian panjang kehidupan banyak generasi setelahnya.
Semoga kehadiran anak-anak dari para alumni ini menjadi awal lahirnya generasi penerus yang tak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman dan akhlak. Dan SDIT Darussalam 01 akan terus menjadi rumah ilmu yang hangat bagi setiap generasi yang tumbuh di dalamnya.
Penulis : Wiwin Iswinarni, S.Ag




