INTERAKSI DAN INTERELASI GURU-KARYAWAN SMPIT DARUSSALAM 01 BATAM

DARUSSALAMBATAM.COM- Armstrong (1994) menyatakan bahwa dalam mencapai tujuan, suatu lembaga atau institusi harus mampu mengelola Sumber Daya Manusia (SDM) dengan cara terbaik. Sebagai ujung tombak penggerak roda suatu lembaga, SDM menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemajuannya. Dalam melaksanakan aktifitas, yang dibutuhkan oleh SDM diantaranya adalah lingkungan sosial kerja yang kondusif. Hal ini dapat mendorong mereka bekerja dengan penuh tanggungjawab, dedikasi, dan loyalitas.

SMPIT Darussalam 01 Batam yang berada di bawah naungan Yayasan Darussalam Batam berupaya secara berkelanjutan menciptakan lingkungan pendidikan yang ‘ramah’ bukan hanya pada siswa tetapi juga untuk guru dan karyawannya. Hal ini dapat terlihat dari komunikasi dan koordinasi yang lancar baik antara kepala sekolah dengan guru dan karyawan, maupun antara sesama guru dan karyawan.

Dalam memaksimalkan proses pembelajaran, dilaksanakan konsolidasi melalui rapat secara intens setiap hari Jumat. Dalam rapat ini, dijabarkan permasalahan yang terjadi selama satu minggu, dievaluasi dan dirumuskan solusi secara bersama-sama. Selain itu, disepakati dan disosialisasikan kegiatan yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu ke depan. Dengan demikian miscommunication antara kepala sekolah, guru, dan karyawan dapat dihindari.

Selanjutnya, penerapan asas kekeluargaan di SMPIT Darussalam 01 Batam telah menciptakan keamananan dan kenyamanan dalam berinteraksi dan interelasi. Setiap pagi, ketika bertemu di ruang kantor antara kepala sekolah dan guru-karyawan bersalaman sebagai wujud kedekatan rekan kerja dan bagian keluarga. Hal ini sederhana namun telah berdampak pada kedekatan secara emosional dengan tetap menjaga profesionalisme.

Hubungan harmonis juga diwujudkan dengan makan bersama dan berbagi makanan, baik yang disediakan sekolah maupun diberikan oleh individu. Setiap orang akan memperolehnya secara adil dan sesuai dengan kebutuhan. Ketika ada pembagian kerja dalam kepanitiaan, setiap orang  mengerjakan tugasnya dengan baik dan berusaha membantu pekerjaan rekan lain yang belum selesai. Dengan kondisi ini, semua merasakan bahwa dirinya merupakan bagian dari keluarga besar SMPIT Darussalam 01 Batam.

Perasaan kekeluargaan juga akan terlihat dalam pelaksanaan ta’ziyah, membezuk guru dan karyawan yang sakit serta melahirkan. Penyediaan makanan dan minuman tidak disediakan oleh tuan rumah tetapi dibawa oleh kepala sekolah, guru, dan karyawan yang datang. SMPIT Darussalam berkomitmen tidak ingin ‘merepotkan’ keluarga yang di jenguk.

Dengan lingkungan sosial tersebut, telah menimbulkan solidaritas yang memunculkan rasa simpati hingga empati. Masing-masing individu berusaha menempatkan diri sesuai porsinya, menjalankan kewajibannya dengan penuh tanggungjawab. Mereka meyakini haknya akan tertunaikan dan tidak terlanggar oleh yang lain. Sehingga mampu mengakui dan menerima perbedaan (pluralisme), saling menghargai dan menghormati, serta bekerja tanpa beban. Mudah-mudahan hal ini mempengaruhi peningkatan kualitas SMPIT Darussalam sebagai lembaga pendidikan yang akan terus berusaha mengimplementasikan lingkungan sosial yang kondusif. (RF)

 

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top