[Jum’at, 6 Februari 2026] – RA Darussalam kembali menghadirkan kegiatan yang ditunggu-tunggu oleh anak-anak dan orang tua, yaitu Market Day yang berlangsung penuh warna dan keceriaan. Kegiatan ini bukan sekadar ajang jual beli, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang hangat antara sekolah, siswa, dan wali murid.
Sejak jauh hari, para orang tua sudah menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Mereka tidak hanya menyiapkan aneka makanan dan minuman untuk dijual, tetapi juga ikut menghias stand dengan kreatif dan menarik. Bahkan, demi memberikan yang terbaik untuk putra-putrinya, sebagian orang tua rela menyelesaikan dekorasi hingga malam hari. Stand-stand pun tampil cantik, penuh balon, poster warna-warni, dan hiasan unik yang membuat suasana semakin meriah.
Tiba di hari pelaksanaan, wajah ceria anak-anak langsung terlihat sejak pagi. Dengan membawa uang saku di tangan, mereka bersemangat menawarkan dagangan maupun berkeliling untuk berbelanja di setiap stand. Ada yang belajar menjadi penjual kecil yang ramah, ada pula yang sibuk memilih jajanan favoritnya bersama teman-teman.
Yang membuat Market Day kali ini semakin unik adalah harga-harga yang “tidak masuk akal” namun sangat membahagiakan. Bayangkan saja, salad segar dijual hanya dua ribu rupiah! Hampir semua makanan dibanderol dengan harga super murah. Bahkan, jika ada anak yang uangnya kurang, mereka tetap bisa membeli. Prinsipnya sederhana: Market Day harus dibikin happy. Tidak ada anak yang sedih karena tidak bisa jajan.
Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran nyata bagi anak-anak tentang konsep jual beli, kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian berinteraksi. Di sisi lain, kebersamaan antara orang tua dan sekolah semakin terasa erat. Market Day bukan sekadar transaksi, tetapi tentang berbagi, bekerja sama, dan menciptakan kenangan indah di masa kanak-kanak.
Dengan semangat kebersamaan dan keceriaan yang terpancar di setiap sudut sekolah, Market Day RA Darussalam benar-benar menjadi bukti bahwa kebahagiaan tidak selalu tentang keuntungan, tetapi tentang senyum tulus anak-anak yang berjualan dan berbelanja dengan hati gembira.
Penulis : Wiwin Iswinarni, S.Ag






