Untuk Pertama Kalinya, SDIT Darussalam 02 Loloskan Tiga Siswa ke OSN Tingkat Provinsi Torehan Sejarah Baru di Ajang Olimpiade Sains Nasional

Setelah lebih dari dua dekade mengukir perjalanan dalam dunia pendidikan, SDIT Darussalam 02 akhirnya menorehkan sejarah baru. Untuk pertama kalinya sejak berdiri lebih dari 20 tahun lalu, siswa SDIT Darussalam 02 berhasil lolos dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan akan mewakili Kota Batam ke tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena bukan hanya satu siswa yang berhasil melaju, melainkan tiga siswa sekaligus. Dua siswa berhasil lolos pada bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), sementara satu siswa lainnya berhasil lolos pada bidang Matematika.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar, ketekunan, serta pendampingan yang konsisten mampu membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi. Bagi keluarga besar SDIT Darussalam 02, capaian tersebut bukan sekadar keberhasilan dalam sebuah kompetisi, tetapi menjadi tonggak sejarah baru dalam perjalanan sekolah.

Belajar dari Tantangan, Tumbuh Menjadi Prestasi

Di balik keberhasilan dua siswa pada bidang IPA, terdapat kisah menarik dari guru pembimbingnya, Ibu Kurnia Hidayatul Iman.

Menariknya, Ibu Kurnia mengakui bahwa dirinya tidak memiliki latar belakang atau basic khusus di bidang IPA. Namun, kondisi tersebut justru menjadi tantangan tersendiri. Dengan semangat untuk mendampingi siswa, beliau belajar secara otodidak, mencari berbagai referensi, mempelajari materi, sekaligus memahami pola-pola soal yang dibutuhkan dalam persiapan OSN.

“Saya memang tidak punya basic khusus IPA. Tapi saya tertantang, bagaimana caranya supaya anak-anak ini bisa berhasil,” demikian semangat yang menjadi bagian dari proses pendampingannya.

Semangat tersebut menunjukkan bahwa menjadi guru pembimbing bukan hanya tentang menguasai materi, tetapi juga tentang kemauan untuk terus belajar bersama siswa. Guru dan siswa tumbuh dalam proses yang sama: menghadapi kesulitan, mencari solusi, berlatih, dan tidak mudah menyerah.

Sementara itu, untuk bidang Matematika, siswa mendapatkan pendampingan dari Ibu Agustina Dwi Anjamsari, yang memiliki latar belakang akademik sebagai sarjana Pendidikan Matematika. Kompetensi akademik dan pengalaman dalam bidang Matematika menjadi bekal penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kompetisi yang membutuhkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan ketelitian tinggi.

Bukan Sekadar Lolos, tetapi Membuka Jalan

Lolosnya tiga siswa SDIT Darussalam 02 ke tingkat provinsi menjadi pencapaian yang layak diapresiasi. Terlebih, prestasi ini merupakan yang pertama dalam sejarah SDIT Darussalam 02 sejak sekolah berdiri lebih dari 20 tahun lalu.

Capaian ini sekaligus menjadi pesan bahwa potensi besar dapat tumbuh dari mana saja. Tidak harus selalu dimulai dengan fasilitas yang sempurna atau latar belakang yang serba khusus. Yang terpenting adalah adanya kemauan untuk belajar, keberanian menerima tantangan, kerja keras siswa, ketekunan guru, serta dukungan sekolah dan orang tua.

Kini, tiga siswa terbaik SDIT Darussalam 02 bersiap membawa nama Kota Batam ke tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Perjalanan mereka tentu belum selesai. Justru, kelolosan ini menjadi awal dari tantangan berikutnya.

Semoga langkah ketiga siswa tersebut semakin jauh dan mampu memberikan hasil terbaik di tingkat provinsi. Lebih dari itu, semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SDIT Darussalam 02 bahwa mimpi untuk berprestasi dapat diwujudkan dengan kerja keras dan keberanian untuk mencoba.

Hari ini tiga siswa melangkah ke tingkat provinsi. Semoga esok, semakin banyak prestasi yang lahir dari SDIT Darussalam 02.

Penulis : Wiwin Iswinarni, S.Ag

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top