Learning Factory oleh SMKIT DBS 01 Batam ke BEI Kanwil Kepri dan IT Centre BP Batam

Indonesia saat ini telah memasuki era Masyarakat Ekonomi ASEAN dan juga harus menghadapi Revolusi Industri 4.0 dimana semuanya sudah berbasis digital. Banyak hal yang harus di persiapkan untuk menghadapi hal tersebut.

Dunia pendidikan merupakan salah satu hal yang harus ikut berkembang untuk mempersiapkan generasi bangsa yang siap dan mampu untuk menghadapi dunia kedepannya. Untuk itu dunia pendidikan harus memiliki sistem yang baik dan berbasis teknologi yang mumpuni agar bisa menghasilkan lulusan yang mampu bersaing ke depannya dalam dunia kerja. Beberapa metode yang dilakukan untuk mendapatkan lulusan yang berkualitas adalah problem base learning, teaching factory dan learning factory.

Learning factory secara bahasa terdiri dari dua suku kata yaitu learning yang berarti belajar dan factory yang berarti perusahaan. Kegiatan learning factory menekankan pentingnya pengalaman belajar yang diperoleh langsung dari sumbernya. Seperti istilah yang sudah umum kita kenal learning by doing. Pengalaman yang didapat langsung saat praktek jauh lebih berbekas dalam ingatan siswa dibandingkan dengan hanya membaca dan mendengarkan informasi.

Untuk itu, SMKIT Darussalam Boarding School 01 Batam setiap tahunnya rutin menganggarkan kegiatan Learning Factory untuk para siswa agar lebih memahami dunia kerja. Hari Senin tanggal 4 November 2019 siswa kelas X Akuntansi mengunjungi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Wilayah Kepulauan Riau yang ada di Sungai Panas Kecamatan Batam Kota dan siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) mengunjungi IT Centre BP Batam di Jl. Jendral Sudirman Batam Centre.

Di BEI Kanwil Kepulauan Riau siswa X Akuntansi di ajarkan mengenai jenis-jenis investasi. Mulai dari  investasi tradisional sampai ke investasi era digital saat sekarang ini seperti tabungan, emas, deposito, obligasi, reksadana, dan saham. Siswa diajak mengenal semua investasi tersebut dan menjelaskan perbedaan keuntungan yang diperoleh dengan memperhatikan tingkat inflasi , pertumbuhan ekonomi dan suku bunga. Disini siswa juga di ajak untuk melakukan investasi sejak dini agar nanti di hari tua memiliki sejumlah uang yang berkerja untuk menambah pundi-pundi kekayaan. Di sini siswa diajarkan agar tidak lagi selalu bekerja untuk mendapatkan uang, tapi biarkan uang yang bekerja untuk menambah kekayaan.  Dan sebagai investor kita hanya perlu memantau investasi yang telah di tanamkan dengan menggunakan aplikasi.

Di IT Centre BP Batam siswa kelas X TKJ belajar berbagai hal mengenai mengamankan data perusahaan lokal yang datanya di miliki oleh it centre. Disini di jelaskan bahwa teknologi yang di miliki oleh IT Centre sudah cukup mumpuni sehingga perusahaan tidak perlu lagi menyewa server ke singapura untuk mengamankan data penting perusahan dengan harga yang sangat fantastis.  Dengan fasilitas yang sama dengan yang di miliki oleh server Singapura, IT Centre mengklaim bahwa harga ditawarkan lebih murah. Jadi perusahaan lokal tidak perlu lagi menggunakan jasa server milik perusahaan asing.

Share Postingan Ini Jika Bermanfaat :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top